SOTA dan Pengembangan Daerah Tujuan Wisata Baru


ORARI(1/2). Sebagian besar wilayah Kabupaten Pacitan adalah perbukitan dan pegunungan bagian dari deretan pegunungan seribu selatan pulau Jawa. Terdapat kegiatan amatir radio yang dilaksanakan di puncak gunung yaitu SOTA kepanjangan dari Summit On The Air, kegiatan yang mulai marak dilaksanakan di tanah air oleh amatir radio, tidak terkecuali anggota ORARI Lokal Pacitan.

Tidak kurang dari delapan puncak gunung/summit yang diregistrasi dan dicantumkan di : https://www.sotamaps.org/ di wilayah Pacitan, antara lain :

YBJ/JI-082 : Puncak Suroloyo
YBJ/JI-103 : Puncak Gunung Limo (dua)
YBJ/JI-113 : Puncak Gunung Timang
YBJ/JI-106 : Puncak Gunung Jepen
YBJ/JI-107 : Puncak Gunung Sepang
YBJ/JI-121 : Puncak Gunung Tenong
YBJ/JI-133 : Puncak Gunung Pawangan
YBJ/JI-138 : Puncak Gunung Linggamanik

Penggiat/Aktivator kegiatan SOTA di Lokal Pacitan adalah Nurul Burhan – YD3AXD, Mamat – YC3EQN dan Joko Wahyudiyanto – YD3CNH telah melaksanakan beberapa kegiatan SOTA antara lain di Puncak Suroloyo (13/12/2020), Puncak Gunung Limo 2 (27/12/2020), Puncak Gunung Timang (10/01/2021), dan Puncak Tenong (24/01/2021). Dalam setiap perencanaan kegiatan dilakukan publikasi melalui media sosial (FB) dan beberapa grup WA juga tentu saja melalui frekuensi radio. Rencana kegiatan SOTA ini rupanya menarik perhatian warga yang untuk mengetahui lokasi SOTA. Dan informasi ini cepat menyebar dan ini nampaknya sebagai alternatif daerah tujuan wisata khususnya wisata alam bebas, selain wisata pantai/laut.

Nurul Burhan YD3AXD ketika sedang setting antena di Puncak Gunung Tenong (YBJ/JI-091) (Minggu, 24/01/2021) menyatakan : “Kegiatan wisata alam dengan berjalan kaki mendaki puncak gunung nampaknya akan menjadi tujuan wisata di kemudian hari, udara bebas polusi, olah fisik dan paparan sinar matahari. Penting juga mengenalkan kegiatan Amatir Radio ke orang lain.”

Selain menikmati keindahan alam wisatawan juga ingin mengetahui kegiatan amatir radio SOTA, setiap kegiatan SOTA Tim YD3AXD dan YD3CNH selalu diikuti warga/wisatawan non-amatir.


Mas Wiwin salah seorang wisatawan – mengaku pegawai Pemda – mengatakan bahwa, “Kegiatan SOTA melalui media sosial dan juga tersebar melalui frekuensi radio mendorong saya dan teman-teman penasaran untuk berwisata di gunung sebagai alternatif wisata pantai.”

Secara terpisah Ketua ORARI Lokal Pacitan, Agus Hadi Prabowo – YB3HQM juga menyatakan, “Kami menerima pertanyaan dari amatir radio dari lokal lain terkait dengan SOTA yang dilakukan Amatir Radio Lokal Pacitan dan juga masalah akses jalan menuju puncak gunung yang pernah di-aktivasi dalam SOTA.” Rupanya kegiatan SOTA ini memicu daya tarik masyarakat untuk berwisata biarpun di masa pandemik. Jika dikelola dengan baik puncak gunung yang ada di Pacitan ini tidak mustahil menjadi pengembangan daerah tujuan wisata yang bisa diandalkan dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Agus YB3HQM berharap agar kegiatan SOTA yang dilakukan oleh Anggota ORARI Lokal Pacitan, tetap memperhatikan kearifan lokal dari masing-masing puncak gunung. “Teman-teman aktivator SOTA juga bisa memperkenalkan potensi pariwisata yang ada. Di Pacitan terkenal wisata pantai, masih terbuka luas untuk mengungkap potensi wisata alam di puncak gunung melalui SOTA, sebagai pengembangan daerah tujuan wisata” pungkas Agus YB3HQM.

Penulis : Edi Suprapto – YG3DSY
kontributor berita : Edi Suprapto

Sumber www.orari.or.id

Lihat Juga

DX-Pedition 7A9BOTA

ORARI(17/6). Dari pantai Yehanakan, dusun Yehanakan, desa Banjarasem, Kabupaten Bulelelng, Bali, ORARI Daerah Bali akan …