PPKM Darurat Hari ke-9: Pemerintah Ajak Dokter Diaspora Mengabdi di Tanah Air


Jakarta, 11 Juli 2021 – Hari ini digelar rapat koordinasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat antara Kemenkes, Kapuskes TNI, dan Kapusdokes Polri untuk mencermati perkembangan kasus COVID-19. Juga untuk menentukan langkah-langkah antisipasi penambahan kasus harian yang tinggi. Pemerintah menargetkan konversi tempat tidur rumah sakit untuk pasien COVID-19 sebesar 40%.

Untuk itu, ujar Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dedy Permadi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang membantu peningkatan dan perbaikan fasilitas di rumah sakit demi percepatan
program konversi. Strategi pemerintah lainnya adalah dengan mengubah sarana seperti rusun, wisma, asrama haji, dan asrama TNI-Polri untuk menjadi rumah sakit lapangan atau rumah sakit darurat.

Terkait tenaga Kesehatan, lanjut Dedy, Koordinator PPKM Darurat/Menteri Koordinator Bidang Maritim Dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan telah berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek untuk pelibatan
mahasiswa tingkat akhir.

“Selain dokter di dalam negeri, dibuka juga kesempatan untuk dokter diaspora yang ingin mengabdi. Untuk itu bagi warga diaspora di seluruh dunia, Indonesia memanggil bakti dan sumbangsih anda kepada sesama saudara sebangsa kami nantikan,” ujar Dedy saat menyampaikan perkembangan terkini terkait implementasi PPKM Darurat, Minggu (11/7).

sumber : suryo susilo – YB0JTR

Bagikan Artikel ini :

Sumber www.orari.or.id

Lihat Juga

Special Call 8E43PALU

ORARI (21/9). Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari jadi Kota Palu Ke 43 tahun 2021, …